Pemilik WO Ayu Puspita Ditangkap Polisi Terkait Kasus Penipuan Jasa Pernikahan

Penangkapan Pelaku Setelah Banyak Laporan Masuk

Jakarta — Pemilik Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita resmi ditangkap aparat kepolisian setelah diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah calon pengantin. Penangkapan dilakukan pada Senin (…), setelah puluhan korban melapor karena acara pernikahan mereka gagal terlaksana meski sudah melakukan pembayaran penuh.

Modus Promo Murah untuk Menarik Korban

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku berinisial A.P., pemilik WO Ayu Puspita, menawarkan paket pernikahan harga miring melalui media sosial. Banyak pasangan tertarik karena promo yang dianggap menggiurkan. Namun, setelah pembayaran dilakukan, layanan tidak pernah diberikan sesuai perjanjian.

Kerugian Korban Capai Puluhan Juta Rupiah

Para korban mengaku mengalami kerugian mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah. Beberapa pasangan bahkan terpaksa menunda hari pernikahan karena seluruh vendor tidak pernah dihubungi oleh pihak WO Ayu Puspita, meskipun pembayaran sudah dilakukan sebelumnya.

Pelaku Akui Perbuatannya

Polisi menyebutkan bahwa pelaku telah mengakui sebagian perbuatannya. Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan ada korban tambahan. Tidak menutup kemungkinan jumlah kerugian akan bertambah seiring proses penyelidikan.

Korban Berharap Ada Pengembalian Dana

Sementara itu, para korban berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati memilih jasa wedding organizer. Mereka juga meminta uang yang telah dibayarkan dapat dikembalikan sesuai kerugian masing-masing.

Pemeriksaan Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menahan pelaku dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk dokumen transaksi dan bukti percakapan dengan korban. Kasus ini kini memasuki tahap pemeriksaan lanjutan.