Antrian pangan bersubsidi kembali terlihat di sejumlah titik distribusi pada Jumat pagi. Ratusan warga telah datang sejak subuh untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah. Situasi ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program subsidi pangan.
Tingginya Minat Masyarakat
Selain itu, lonjakan jumlah warga yang hadir turut dipicu oleh meningkatnya harga kebutuhan pokok dalam beberapa minggu terakhir. Program pangan bersubsidi dianggap menjadi solusi cepat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga kelancaran distribusi agar tidak terjadi kekacauan di lapangan.
Pemerintah Pastikan Stok Tetap Aman
Sementara itu, Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa stok pangan bersubsidi masih aman untuk beberapa minggu ke depan. Pemerintah bekerja sama dengan Bulog dan dinas terkait guna memastikan distribusi berjalan secara merata. Dengan demikian, warga tidak perlu khawatir akan kehabisan pasokan.
Penertiban Antrian oleh Petugas
Di sisi lain, petugas gabungan dari Satpol PP dan kepolisian turut dikerahkan untuk menertibkan antrian. Langkah ini diambil agar proses pembagian berjalan tertib dan menghindari potensi kericuhan. Petugas juga memberikan arahan kepada warga mengenai alur pengambilan nomor antrian.

Harapan Warga Terhadap Program Subsidi
Kemudian, sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Harga beras, minyak goreng, dan gula yang lebih terjangkau memberikan ruang bernapas bagi keluarga berpenghasilan rendah. Meski begitu, beberapa warga berharap distribusi dapat diperluas ke lebih banyak wilayah.
Pemerintah Evaluasi Mekanisme Penyaluran
Terakhir, pemerintah menyatakan akan terus mengevaluasi mekanisme penyaluran pangan bersubsidi. Evaluasi ini dilakukan untuk mengurangi antrian panjang dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Program ini diharapkan tetap berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan masyarakat.

